Balai Arkeologi Jogya Teliti Situs Mlawatan

Balai Arkeologi Jogya Teliti Situs Mlawatan
Gambar : archaeology.mrdonn.org

BaSS FM, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meminta Balai Arkeologi Yogyakarta untuk meneliti situs Mlawatan, yang selama ini diyakini sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Malawopati.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Saptatik menjelaskan, penelitian terhadap situs Mlawatan di Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu, bertujuan untuk membuktikan kebenaran cerita adanya kerajaan Malowopati dengan Rajanya yang bernama Angkling Dharma.

"Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya, dimana telah dilakukan penelusuran cerita Angkling Dharma tahun 2010 oleh Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisi Yogyakarta. Sehingga untuk membuktikan kebenarannya perlu dilakukan penggalian lebihg lanjut. Kami sudah meminta kepada Balai Arkeologi Yogyakarta untuk menelitis situs Mlawatan."

Kepala Bidang Pengembangan dan Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Saptatik, belum bisa memastikan waktu pelaksanaan penelitian situs mlawatan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta tersebut. Menurut Saptatik biaya penelitian situs mlawatan sudah dianggarkan dalam APBD 2012 sebesar Rp.100 juta. Dengan adanya penelitian situs Mlawatan itu kerajaan Malowopati dengan Rajanya Angkling Dharma diharapkan menjadi fakta Sejarah dan bukan hanya sekedar cerita rakyat Bojonegoro.
 

You are here