Media Berperan Penting Dalam Perkembangan Industri Migas
BaSS FM, Bojonegoro – Media massa, baik cetak dan elektronik diharapkan dapat memberikan informasi yang positif soal perkembangan proyek produksi puncak Migas seperti yang sedang terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga tujuan dari proyek Migas itu tidak hanya dinilai barang komoditi, melainkan sebagai penunjang perekonomian suatu daerah.
Demikian yang diungkapkan Hadi Prasetyo Perwakilan BP.MIGAS Japalu dalam, Lokakarya Jurnalistik tentang Migas di Surabaya. Menurut Hadi Prasetyo, setiap persoalan yang dihadapi dalam perkembangan proyek Migas, media mempunyai tanggung jawab untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
“ Media massa adalah alat perang, betapa pentingnya untuk memberikan informasi yang postif. Apabila dikaitkan dengan bidang migas, paradigma komoditas Migas selama ini harus dirubah yakni sebagai lokomotif perekonomian. Selain itu, Setiap persoalan yang ada dalam Migas merupakan edukasi, media lah yang menjadi harapan untuk sebagai alat edukasi. Karena Minyak di Bojonegoro merupakan potensi Andalan.”
Perwakilan BP.MIGAS Japalu Hadi Prasetyo menambahkan, dengan potensi Minyak di Kabupaten Bojonegoro yang telah menjadi andalan, diharapkan gas yang dihasilkan seiring dengan produksi Migas di Bojonegoro jangan dijual. Sehingga nantinya akan timbul manfaat yang cukup besar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“ Minyak Bojonegoro adalah potensi handalan. Sehingga gas Bojonegoro jangan dijual. Kenapa ? kalau bisa untuk industri sendiri di Bojonegoro. Sehingga tumbuh multi efek untuk meningkatkan kesehjateraan warga. Karena kekayaan alam minyak dan gas ini salah satu kekuatan negara. Kalau kita hanya jual, contoh di madura yang menghasilkan tembakau banyak, tapi di Madura tidak ada pabrik rokok. Jadi gas yang ada jangan dijual, untuk industri sendiri.”
Sementara itu Field Admin Superitendent Joint Operating Body Pertamina Petrocina East Java Hananto Aji menjelaskan, Lokakarya Jurnalistik tentang Migas ini diikuti oleh para wartawan sesuai dengan usul Kontraktor Kontrak Kerja Sama KKKS dan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi BPMIGAS. Dengan harapan menciptakan sinergi yang baik antara wartawan dengan perusahaan minyak.
“ Harapan dari kegiatan ini dapat menciptakan sinergi yang baik antara wartawan dengan perusahaan minyak. Selain itu, Pranata sosial dan lingkungan sosial bisa berjalan secara kebersinambungan. Karena, hubungan baik mutlak diperlukan. Di lain sisi profesionalisme wartawan mulai terabaikan, sehingga acara yang digelar ini dapat memicu untuk meningkatkan kemampuan dan kapabilitas wartawan tentang Migas. Meningkatkan kerjasama, menjaring hubungan yang lebih baik ke depan. Hubungan infromal itu meningkatkan kesetaran.”
Lokakarya Jurnalistik tentang Migas itu berakhir hari ini. Sebelumnya selama 2 hari para wartawan mendapat materi diantaranya Perkembangan tata kelola Migas di Indonesia, Pengamatan peliputan Pers tentang tata kelola energi terutama Migas, Analisa isi dan pemetaan karya jurnalistik mengenai tata kelola energi termasuk pemanfaatan migas berbasis database online serta materi Kasus – kasus riel karya Jurnalistik.
- login Via Facebook untuk komentar





























