Pembangunan Rel Ganda di Bojonegoro Dianggap Memengaruhi Fungsi Saluran Irigasi

Pembangunan Rel Ganda di Bojonegoro Dianggap Memengaruhi Fungsi Saluran Irigasi

BaSS FM, Bojonegoro – Kasi Operasi UPT.PSAW Unit Pelaksana Tekhnis Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro Hirnowo menegaskan, pembangunan rel ganda dianggap mempengaruhi fungsi saluran irigasi di sejumlah titik. Kata Hirnowo dengan pembangunan kontruksi pilar di tengah saluran irigasi di sepanjang rel kereta api tentunya akan mengakibatkan saluran irigasi yang dilalui proyek rel ganda tersebut tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Padahal bangunan irigasi di Kabupaten Bojonegoro sangat penting untuk mengaliri areal persawahan dan berfungsi sebagai saluran pembuangan yang bermuara di Sungai Bengawan Solo guna menghindari genangan air.
 
" Dengan adanya proyek double track oleh PT.Kereta Api ada beberapa bagian saluran irigasi yang dibuat oleh PT.KAI konstruksi pilar di tengah saluran. Seperti diketahui saluran irigasi kita sebagai fungsi pembawa juga sekaligus sebagai fungsi pembuang. Ada rencana pada tahun 2014 ada rencana keberhasilan pangan yang harus di capai, sehingga apabila hal ini tidak segera ditangani maka mengalami gangguan pada masa panen, karena aliran air dari saluran irigasi terganggu dapat mempengaruhi produksi padi."
 
Hirnowo Kasi Operasi Unit Pelaksana Tekhnis Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro menambahkan, sementara sejauh ini terdapat 12 titik saluran irigasi yang dilalui proyek rel ganda. Diantaranya, saluran sekunder pacal kanan di Desa Medalem Kecamatan Sumberjo kilometer 19 jalan raya jurusan Bojonegoro – Babat.  Menurut Hirnowo Kasi Operasi UPT PSAW, Jembatan kereta api yang sedang dikerjakan itu hampir selesai, poisi jembatan merubah dari bentuk saluran sehingga dapat mengganggu kelancaran aliran air.

You are here